Penerbit SCIENTIA LUMEN VITAE EST
CV. Scientia Lumen Vitae Est
Penerbit Scientia Lumen Vitae Est (Salve) menghadirkan buku-buku berkualitas tinggi yang diterjemahkan dari bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia untuk memperkaya literatur pembaca Indonesia.
Tentang Kami
Penerbit Scientia Lumen Vitae Est didirikan sebagai CV Scientia Lumen Vitae Est pada 11 Februari 2025 di Palembang, Indonesia. Kami berfokus menerbitkan buku-buku pengetahuan dan spiritual Katolik.
Nama "Scientia Lumen Vitae Est" berasal dari bahasa Latin yang berarti "Ilmu Pengetahuan adalah Cahaya Kehidupan". Bagi kami, ilmu pengetahuan adalah alat untuk memahami keindahan hidup dan ciptaan Tuhan.
Kata Salve sendiri merupakan singkatan dari Scientia Lumen Vitae Est, yang berasal dari bahasa Latin yang berarti "salam". Kami ingin kehadiran setiap buku terbitan kami seperti sebuah salam pembuka menuju percakapan yang lebih dalam tentang hakikat kehidupan, penciptaan, dan sang Pencipta.

katalog Buku Penerbit KAMI
Temukan buku-buku terbitan kami yang akan memperkaya wawasan dan iman Anda.




Kenapa Harus Kami?
Menerjemahkan buku-buku bertema berat seperti teologi dan sains bukanlah tugas yang mudah. Kami memiliki komitmen tanpa kompromi pada kualitas. Setiap naskah tidak hanya diterjemahkan, tetapi juga ditelaah oleh penyunting yang memahami konteks subjek secara mendalam. Proses ini memastikan bahwa keindahan narasi, keakuratan istilah, dan kedalaman filosofi dari buku asli tidak hilang, sehingga Anda mendapatkan pengalaman membaca yang otentik dan dapat diandalkan.
Integritas dalam Setiap Terbitan
Jendela ke Pemikiran Dunia
Dialog Iman dan Nalar
Spesialisasi yang Langka
TESTIMONI PEMBACA
Apa kata mereka tentang buku-buku terbitan Penerbit Salve?

Bapak Adi
"Selama ini pertanyaan iman saya sering tidak terjawab. Setelah membaca buku terbitan Salve, akhirnya saya menemukan argumen yang logis dan mendalam yang memperkuat keyakinan. Iman saya sekarang lebih cerdas."

Jaya Abadi
"Buku ini luar biasa! Ia berhasil menunjukkan bahwa sains dan iman bukanlah musuh, tetapi dua bahasa yang berbicara tentang satu kebenaran yang sama. Membacanya membuat saya takjub pada penciptaan."

